|
|
|
PERMENDAG NOMOR 35 TAHUN 2011 |
|
|
|
Friday, 27 April 2012 02:03 |
|
PERMENDAG NOMOR 35 TAHUN 2011 ttg larangan ekspor rotan
|
|
Industri Rotan Genting |
|
|
|
Wednesday, 25 April 2012 15:05 |
|
Tataniaga rotan dalam negeri berujung memalukan dan menjadi potret buruknya kebijakan publik di negeri ini. Kebijakan buka-tutup ekspor rotan tanpa data yang valid akhirnya menjadi bumerang. Alih-alih meningkatkan nilai tambah dan mengangkat kinerja ekspor, yang terjadi industri di hulu ambruk dan di hilir empas-empis akibat kelangkaan pasok.
|
|
Soal Rotan, Harus Bijaksana ‘Bijaksini’ |
|
|
|
Wednesday, 25 April 2012 15:08 |
|
Niat pemerintah menggenjot kinerja industri rotan jadi lewat pelarangan ekspor rotan setengah jadi, ternyata tak diimbangi solusi sepadan bagi para pelaku usaha rotan di hulu.
Sejumlah janji yang dilontarkan agar industri rotan hulu bisa bertahan ternyata tak terbukti. Sebut saja soal peningkatan penyerapan di dalam negeri atau pemberian fasilitas resi gudang. Setidaknya, hingga tiga bulan pertama 2012, tak kunjung jadi kenyataan.
|
|
Komoditas Rotan: Asmindo Tanyakan Alasan Penyelundupan |
|
|
|
Monday, 23 April 2012 00:35 |
|
JAKARTA, KOMPAS Asosiasi Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia mempersoalkan alasan pemerintah mengatur pengangkutan antar-pulau, yaitu untuk mencegah penyelundupan rotan. Peraturan tersebut adalah Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36/MDAG/PER/11/2011 tentang Pengangkutan Rotan Antar-pulau.
"Di mana penyelundupan itu bakal terjadi? Rotan yang diangkut dari luar Pulau Jawa ke Pulau Jawa menggunakan jalur distribusi barang dalam negeri, bukan perdagangan antar-negara," ujar Penasihat Asosiasi Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Julius Hoesan di Jakarta, Minggu (22/4).
|
|
|
Harga Patokan Permendag 22 M DAG PER 4 2012.pdf |
|
|
|
Friday, 27 April 2012 02:00 |
Harga Patokan Permendag 22 M DAG PER 4 2012.pdf
Berisi harga patokan HH/HHBK termasuk rotan
|
|
Versi Pemerintah Malah Bergairah |
|
|
|
Wednesday, 25 April 2012 15:10 |
|
Sejumlah pihak boleh saja berteriak dan mengritik kebijakan pemerintah melarang ekspor bahan baku rotan mulai tahun 2012 ini berakibat industri pengguna rotan di dalam negeri mengalami kesulitan menjalankan kegiatan usahanya. Namun, bagi Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian, kebijakan larangan ekspor rotan mentah itu justru telah berdampak positif bagi geliat industri berbahan baku rotan di dalam negeri.
“Kebijakan pemerintah melarang ekspor rotan mentah telah berdampak positif bagi kegiatan usaha industri berbasis rotan di dalam negeri,” tegas Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Gunaryo, akhir pekan lalu.
|
|
Daerah Penghasil Protes Tataniaga Rotan |
|
|
|
Monday, 23 April 2012 04:53 |
|
JAKARTA, FAJAR - Kebijakan pengetatan perdagangan rotan antar pulau takrasional. Asosiasi Meubel Indonesia (Asmindo) Sulsel, menilai Kementerian Perdagangan (Kemendag) hanya mencari-cari alasan pembenaran untuk melindungi daerah industri mebel tanpa mempertimbangkan daerah penghasil.
"Alasan mengatasi penyelundupan yang diutarakan Kemendag hanya cari-cari pembenaran terkait keluarnya Permendag 36/M-DAG/PER/l1/2011 tentang kewajiban verifikasi atas pengangkutan antarpulau rotan," tegas Sekretaris Asmindo, HA Mansyur, kepada FAJAR, Sabtu, 21 April.
|
|
INdustri Rotan Memihak Siapa? |
|
|
|
Wednesday, 18 April 2012 23:35 |
|
KOMPAS: 19 April 2012
Takdir berkata lain. Daerah penghasil rotan hanya ditakdirkan sebagai pemasok ke industri mebel di Jawa. Ironisnya, sektor hulu industri rotan ini diabaikan dalam penentuan kebijakan pemerintah. Larangan ekspor rotan di pengujung tahun 2011 kini menuai kecurigaan, saling menyalahkan hingga berpotensi konflik.
|
|
Last Updated on Thursday, 19 April 2012 00:02 |
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 113 |