Berita Rotan dan Produk Rotan, Mebel dan Kerajinan Indonesia

KOMISI VI DPR : POTENSI ROTAN KALIMANTAN TENGAH MILIKI DAYA TAWAR INTERNASIONAL

 

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi VI DPR Kalimantan Tengah Hasto Kristiyanto (F-PDIP) mengatakan,

potensi Kalimantan Tengah sebagai sumber raw material rotan sangat besar sehingga pengembangan

kluster sebagai industri rotan diharapkan dapat berkembang pada masa mendatang.


“Hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan kapabilitas rakyat untuk berproduksi menjadi perhatian utama

komisi VI DPR,” kata Hasta saat meninjau ke lokasi Industri Rotan Desa Hampangen Kecamatan Katingan Hilir,

Kalimantan Tengah, Senin, (10/8).


Menurut Hasto, Komisi VI bergerak di bidang sektor riil dan akan terus menerus berusaha meningkatkan produksi

rakyat seperti produlsi rotan. Saat ini, terang Hasto, Komisi VI akan melakukan pembatasan-pembatasan untuk

ekspor bahan mentah dari rotan.  “Hal ini akan menjadi suatu perjuangan dari Komisi VI DPR,” katanya.


Hasto menilai, produksi sumber bahan baku rotan dari Indonesia memiliki kekuatan daya tawar di dunia internasional.

“Kita mengharapkan pengembangan industrinya lebih baik lagi,” jelas Hasto.


Sementara anggota Tim Kunker Komisi VI Aria Bima (F-PDIP) mengatakan, saat ini sudah ada satu peningkatan bertahap,

dimana bahan baku ini tidak hanya dikirim begitu saja tetapi sudah mulai dalam bentuk barang jadi. Seperti kursi, meja

atau kerajinan-kerajinan lainnya. “Ini merupakan bagian dari program kerja Komisi VI dan Pemerintah Kabupaten Katingan,

bagaimana caranya agar ada tekhnik-tekhnik yang lebih besar lagi,” ujarnya. Hal ini, lanjutnya, dimaksudkan agar

peningkatan masalah kualitas serta jumlah produksi rotan semakin hari semakin baik dan banyak.


Komisi VI akan selalu mensupport diadakannya pameran-pameran dalam negeri maupun luar negeri. Tentunya,

Kabupaten Katingan bisa mengikuti kegiatan ini sebagai suatu sarana promosi dan memasarkan barang-barang hasil kerajinan.

Terkait dengan peralatan produksi rotan, dirinya percaya Departemen Perindustrian tetap komit mengembangkan

mesin-mesin yang bisa mempercepat proses produksi di sekitar Kabupaten Katingan, terangnya.

Sementara Wakil Bupati Kabupaten Katingan Surya meminta pemerintah pusat agar memberikan perhatian terhadap

industri rotan di Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah dengan membuka pengembangan industri rotan dan jaringan

untuk memasarkan barang-barang yang dihasilkan. “Sehingga visi dan misi Kabupten Katingan menjadi pusat industri

dan perdagangan rotan di Indonesia bisa terwujud,” jelasnya.

Direktur Umum Industri Rotan Kabupaten Katingan Sonny menambahkan, walaupun sumber bahan baku disini cukup

melimpah tapi kita tidak ingin selamanya menjadi sumber bahan baku. “Kita ingin membuat suatu ekspor barang jadi,” tuturnya.(Iwan)



http://www.dpr.go.id/index.php?page=berita.ReadDpr&id=6651&PHPSESSID=pf2v5es3p6lk89qhpm9v31r5m0

 

Additional information